Selasa, 21 Mei 2013

Lorenzo Keluhkan Performa Motor


Jorge Lorenzo harus puas finis di posisi tujuh dalam balapanMotoGP Prancis. Lorenzo menyebut performa motornya kali ini memang sedang tidak bagus.

Setelah meraih satu kemenangan dan dua kali finis ketiga di tiga seri musim ini, Lorenzo akhirnya kehilangan rentetan hasil positif itu usai finis ketujuh dalam balapan seri kempat di sirkuit Le Mans, Minggu (19/5/2013) malam WIB.

"Pada awal balapan motornya terasa berbeda dibandingkan dengan saat pemanasan, tapi tidak terlalu buruk, dan aku masih bisa mengikuti Andrea (Dovizioso) dan Dani (Pedrosa)," terang Lorenzo di situs MotoGP. 

"Di beberapa area lintasan performaku menurun jauh tapi kemudian membaik di beberapa area lain."

"Lalu setelah tiga atau empat putaran, motornya kian memburuk dan aku mengalami banyak masalah; di pengereman, karena di pertengahan tikungan aku jadi tak bisa mengandalkan ban belakang, juga dalam akselerasi karena ban belakang banyak berputar sehingga aku kehilangan waktu nyaris setengah detik dari pebalap lain," keluhnya.

Tahun lalu Lorenzo mendominasi Le Mans sampai akhirnya meraih kemenangan. Hasil yang kontras kali ini pun ia sebut tak lepas dari performa motor yang sedang tidak oke.

"Balapan-balapan terkadang seperti ini; tahun lalu aku menang 20 detik dengan motor yang amat bagus dan tahun ini benar-benar kebalikannya. Aku tak bisa melakukan banyak hal tanpa crash," nilai Lorenzo.



Finis di Posisi 12, Rossi Merasa Punya Potensi Naik Podium


Valentino Rossi cuma bisa finis di posisi 12 dalam MotoGP Prancis. Rider Yamaha itu jelas tak puas, terlebih karena merasa podium sebenarnya sempat berada dalam jangkauan.

Dalam balapan di Le Mans, Minggu (19/5/2013) malam WIB, Rossi sempat melaju dari posisi delapan ke peringkat tiga. Meski kemudian kehilangan posisi dari Cal Crutchlow, lajunya tetap terlihat cepat.

Akan tetapi, dengan garis finis tersisa sekitar sepuluh lap lagi, Rossi kemudian malah terjatuh di hairpin La Chapelle ketika tengah berada dalam tekanan dari Nicky Hayden.

Akibat kejadian tersebut, posisi Rossi pun kemudian melorot meski ia masih bisa melanjutkan balapan sampai akhirnya finis di posisi 12--hasil terburuknya usai kembali ke Yamaha musim ini.

"Sayangnya kami kehilangan sebuah peluang bagus untuk mendapatkan hasil yang bagus hari ini," kata Rossi di situs MotoGP.

"Aku pikir kami memiliki potensi untuk berada di podium bersama di antara tiga pebalap terdepan. Aku memiliki laju bagus, kencang, dan aku bisa bersaing dengan pebalap lain."

"Di tikungan itu, aku tidak tiba terlalu cepat dan tidak merasa bikin kesalahan apapun, tapi aku merasakan adanya goncangan dan kemudian kehilangan kendali bagian depan motor, jadi itu disayangkan sekali karena kami kehilangan poin dan khususnya peluang untuk mengejar podium di sini," sesalnya.


Dovizioso Senang dengan Le Mans yang Basah

Hasil MotoGP Prancis disambut gembira Andrea Dovizioso. Jika saja lintasan terus bertambah basah, ia pun optimistis bisa meraih hasil lebih oke lagi.

Dengan kondisi lintasan lembab di Le Mans, Minggu (19/5/2013) malam WIB, Dovizioso tampil cukup prima. Di 14 lap awal, rider Ducati itu bahkan sempat saling salip dengan Dani Pedrosa dari Repsol Honda--yang pada akhirnya jadi juara.

Akan tetapi, di paruh kedua balapan kondisi lintasan mulai kering dan ketika kadar air di lintasan berkurang, Dovizioso pun kesulitan menjaga laju. Ia pun akhirnya harus puas finis di posisi empat.

"Aku sangat senang dengan balapannya. Bisa tetap di depan para pebalap lain selalu jadi perasaan menyenangkan dan bisa bertahan di depan selama separuh balapan di awal juga terasa menyenangkan," kata Dovizioso di Crash.

"Sialnya airnya tidak bertahan cukup lama sepanjang balapan dan aku terlalu memaksakan ban belakang dan kemudian juga ban depan. Aku tertinggal jadi aku kehilangan podium. Kami harus tetap senang dengan laju kami di dalam kondisi basah dan dengan air yang lebih banyak kami bisa lebih kompetitif lagi," bebernya.

Para pebalap terdepan di Le Mans sudah mengakui bahwa Ducati memang memiliki traksi bagus saat keluar dari tikungan. Sehubungan dengan itu, Dovizisio pun boleh jadi berharap agar balapan-balapan basah lebih sering hadir.

"Dalam kondisi basah, kami pikir kami punya salah satu poin positif dalam hal traksi. Di awal memang sulit untuk mendapatkan 'rasanya' dengan jumlah air yang ada di lintasan--dan di awal 'rasanya' belum enak--tapi kemudian lebih baik dibandingkan pebalap lain," lugas Dovizioso.



referensi : http://sport.detik.com/read/2013/05/20/062738/2250145/81/dovizioso-senang-dengan-le-mans-yang-basah?s99220269

Komentari Marc Marquez, Lewis Hamilton Teringat Dirinya Sendiri


Untuk kali pertama Lewis Hamilton menyaksikan langsung balapan MotoGP. Tak cuma jadi penonton, pebalap F1 itu juga menyambangi garasi Yamaha lalu mengomentari kiprah rider Repsol Honda, Marc Marquez.

MotoGP Prancis dilangsungkan di Sirkuit Le Mans, Minggu (19/5/2013) lalu. Tinggal di Monte Carlo, Hamilton pun menyempatkan diri untuk hadir langsung di lintasan untuk merasakan sendiri suasana balapan MotoGP.

"Atmosfernya luar biasa dan menyenangkan bisa melihat sedemikian banyak orang di sini," kata Hamilton di situs MotoGP.

"Ini adalah kali pertama aku hadir dalam balapan MotoGP jadi aku amat antusias. Aku suka semua jenis balapan, tapi aku sudah lama jadi pemirsa olahraga ini sehingga rasanya luar biasa bisa berada langsung untuk balapan. Aku adalah penggemar berat sepeda motor dan punya beberapa di rumah," lanjut juara dunia F1 2008 itu.

Dalam lawatannya ke Le Mans di kesempatan tersebut, Hamilton yang membela tim F1 Mercedes berkunjung ke markas tim Yamaha yang diperkuat Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Di sini ia sempat terlihat bercengkerama dan berfoto bareng dengan Rossi, serta bertukar helm dengan Lorenzo.

"Menyenangkan bisa bertemu Valentino. Aku penggemar beratnya. Aku bahkan bisa bertukar helm dengan Lorenzo. Ini hari yang luar biasa," ceplos Hamilton, kali ini seperti dikutip Speedweek.de.

Selain itu, Hamilton juga membicarakan sepak terjang Marquez, yang sejauh ini menjalani musim debutnya di MotoGP dengan cukup mengesankan usai mengemas satu kemenangan dan duduk di posisi dua klasemen sementara.

Apa yang diperlihatkan Marquez saat ini sedikit banyak mengingatkan orang akan debut Hamilton di F1 pada tahun 2007 lalu, ketika ia akhirnya finis kedua di klasemen akhir berkat penampilan menawan.

"Anda tahu, itu akan jadi sebuah perjalanan naik-turun panjang dan mungkin ia juga akan merasakannya. Ia sudah datang, langsung ada di atas sana bersama para pebalap top lain dan dulu aku pun begitu. Bisa melakukan hal itu seperti sulit dipercaya."

"Yang harus Anda lakukan kini cuma menjalani semuanya satu per satu dan menikmati setiap saat momen yang ada," ujar Hamilton seperti sedang berpesan ke Marquez.




Spurs Menangi Game Pertama Final Barat


Wilayah Barat sudah memainkan laga perdana final antara San Antonio Spurs melawan Memphis Grizzlies. Hasilnya Spurs menang 103-85 untuk memimpin sementara 1-0.

Pada laga yang dihelat di AT&T Center, Senin (20/5/2013) pagi WIB, Spurs yang bermain di depan publik sendiri tampil kencang sejak awal dan tak membiarkan Grizzlies mengembangkan permainan.

Di kuarter pertama Spurs sudah unggul 17 poin yakni 31-14. Tapi di kuarter kedua Grizzlies mampu bangkit dan memangkas skor di akhir babak pertama jadi 37-51 masih untuk keunggulan tuan rumah.

Masuk di kuarter ketiga Grizzlies coba terus mengejar ketertinggalan dan ketika kuarter ini menyisakan sekitar 3 menit lebih, Marc Gasol dkk sudah mampu bikin defisit poin hanya enam.

Tapi Spurs beruntun mencetak 11 angka sementara Grizzlies cuma satu untuk tutup kuarter ketiga dengan unggul 73-57. Di kuarter keempat Spurs bikin 32 angka dan menang 105-83 di game pertama.

Tampil sebagai top performer adalah Tony Parker dengan 20 poin, satu rebound dan sembilan assist. Ada empat pemain lainnya yang mencetak dua digit poin yakni Danny Green (16 poin), Kawhi Leonard (18 poin), Matt Bonner (12 poin) dan Gary Neal (11 poin).

Di kubu Grizzlies ada Marc Gasol dengan 15 poin, tujuh rebound dan dua assist. Ia ditopang Mike Conley dengan 14 poin dan Quincy Pondexter dengan 17 poin.

Game kedua masih dihelat di San Antonio pada Selasa, (21/5/2013) malam waktu setempat.



Singkirkan Knicks, Pacers Tantang Heat di Final Wilayah Timur


 Indiana Pacers menuntaskan perlawanan New York Knicks 4-2 di babak playoff setelah memenangi gim keenam dengan skor 106-99. Hasil ini membawa Pacers lolos ke final Wilayah Timur dan menantang Miami Heat.

Bagi Pacers ini adalah pertama kali mereka lolos ke final Wilayah Timur sejak 2004. Sedangkan duelnya dengan Heat jadi laga ulangan semifinal wilayah musim lalu di mana Pacers menyerah 2-4.

Menjamu Knicks di Bankers Life FieldHouse pada pertandingan yang selesai Minggu (19/5/2013) pagi WIB, Pacers berhasil memenangi kuarter pertama dengan 29-27.

Keunggulan itu terus dipertahankan tim tuan rumah sampai paruh jeda. Pacers menambah pundi-pundi angkanya sekaligus memperlebar jarak dengan Knicks dalam kedudukan 55-47.

Knicks belum menyerah. Sebanyak 34 poin yang berhasil diraup berhasil mengejar perolehan Pacers dan menutup kuarter ketiga dengan skor imbang, 81-81.

Pertarungan semakin memanas di kuarter akhir. Pacers dan Knicks saling kejar-mengejar angka. Saat waktu tersisa 3:57, Pacers dan Knicks berimbang dalam kedudukan 92-92.

Meski begitu, Pacers kemudian perlahan namun pasti mulai menjauhkan diri dari kejaran Knicks. Ketika laga menyisakan 39 detik, Pacers sudah unggul 105-99 dan sebuah lemparan bebas Sam Young di enam detik terakhir memastikan kemenangan Pacers.

Small guard Lance Stephenson menjadi aktor kemenangan Pacers dengan torehan 25 poin, 10 rebound dan tiga assist. Paul George menambah 23 poin dan Roy Hibbert membuat 21 poin.

Di kubu Knicks, Carmelo Anthony terus pamer ketajaman dengan membukukan 39 poin, tujuh rebound dan dua assist. Small forward Imam Shumpert menyumbangkan 19 poin dan J.R Smith mendulang 15 poin.


Cerita Satpam Soal Panggilan 'Papa' dari Darin ke Luthfi


Masih belum terungkap hubungan Darin Mumtazah, pelajar SMK dengan Luthfi Hasan. Baik ibunda Darin yang akrab disapa Umi maupun Luthfi yang dikonfirmasi, tak pernah menjawab tegas soal status hubungan itu.

Terakhir Umi hanya meminta agar anaknya tak diuber-uber dalam kasus Luthfi. Masih ada istri pertama, kedua, dan ketiga Luthfi. 

Namun cerita terbaru soal sosok Luthfi dan Darin datang dari Sayitno, satpam RT di tempat mereka tinggal di Jatinegara, Jaktim. Sayitno pernah memijit Luthfi. Di sana dia mendengar soal percakapan itu.

"Darin manggil Pak Luthfi papa, dan Pak Luthfi manggil mama," ujar Sayitno yang ditemui di lokasi, Rabu (22/5/2013).

Sayitno mengisahkan kejadian 6 bulan lalu tersebut. Saat itu dia meminta minyak untuk memijat Luthfi, keluarlah kata-kata papa dan mama itu.

"Pak Luthfi meminta minyak ke Darin dengan memanggil mama dan sebaliknya papa," imbuhnya.

Sayitno mengenal sosok Luthfi karena dia kerap ikut berjaga di rumah itu. Kalau Luthfi datang, bisa semalam atau dua malam. Jadi dia kerap ikut nongkrong.

"Kalau sudah menginap ya hubungannya apa? Kata orang-orang sih nikah siri, tapi nggak tahu," terangnya. Dia tahu benar pria tersebut adalah Luthfi. Selain pernah memijatnya juga dia mendapat informasi dari istrinya yang bekerja sebagai pembantu di keluarga tersebut.

Darin tengah dicari KPK. Sudah dua kali pemanggilan dia tak datang. Darin akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus pencucian uang.